Hari Ketika Hidupku Berubah - 4
Bab 4 – Ketika Seorang Anak Menyelamatkan Ayahnya Setelah semua yang terjadi, aku mulai bertanya kepada diriku sendiri. "Sebenarnya, masih adakah alasan bagiku untuk terus bertahan?" Impian melanjutkan studi S2 harus kandas. Beasiswa yang kuimpikan tidak pernah menjadi kenyataan. Pekerjaan yang kuharapkan tak kunjung datang. Utang terus membayangi setiap langkahku. Aku merasa telah gagal dalam banyak hal. Di titik itulah aku menyadari bahwa yang paling berat bukanlah kehilangan uang, melainkan kehilangan harapan. Suatu hari, ketika berada di rumah mertuaku sambil memikirkan jalan keluar yang tak kunjung kutemukan, muncul sebuah pikiran yang kini masih membuatku beristigfar setiap kali mengingatnya. "Bagaimana kalau semua ini kuakhiri saja?" Astaghfirullahal'adzim. Hari ini, ketika aku menulis kisah ini, aku sadar betapa kelirunya pikiran itu. Namun saat itu, aku benar-benar sedang berada di titik terendah dalam hidupku. Lalu pandanganku ter...